Suatu hari, ia mengalami mimpi aneh. Ibu tirinya yang cantik, Hibiki, istri baru ayahnya, dengan manis dan menggoda bertanya kepadanya, “Bagaimana kalau kita belajar? Bagaimana kalau kita makan kue? Atau… aku?” Penampilannya sangat cocok dengannya, seolah-olah wanita impiannya telah muncul di hadapannya. Dengan satu kata itu, gairah yang tak terkendali mulai meluap dalam mimpinya… Namun, ketika ia menyadari bahwa Hibiki adalah seorang ibu sungguhan, ia merasa tidak mampu untuk mundur…







