Sang Pendamping – Kelas Bintang (2023) mengisahkan dilema seorang individu yang perannya sebagai “Pendamping” di lingkungan elit “Kelas Bintang” menuntut lebih dari sekadar tugas profesional. Film ini secara intim menyingkap garis batas yang kabur antara pekerjaan dan perasaan pribadi, ketika sang Pendamping menemukan dirinya terjerat dalam ketergantungan emosional dan hasrat terlarang dengan kliennya. Ia harus memainkan peran ganda: sebagai sosok yang mendukung di mata publik, sekaligus menyimpan rahasia kelam dan kerentanan emosional di balik pintu tertutup. Drama ini berfokus pada pertanyaan tentang cinta yang tulus versus hubungan yang transactional, dan harga yang harus dibayar ketika peran pendamping berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih intim dan berbahaya.







